Uncategorized

Arti Kode Sekring Pada Mobil dan Cara Membacanya

Bayangkan Anda sedang dalam perjalanan penting, tiba-tiba lampu depan mobil Anda redup atau radio kesayangan mati total. Sebelum panik dan menghubungi montir, salah satu komponen kecil yang sering menjadi masalah yaitu sekring mobil.

Meski ukurannya kecil, peran sekring mobil sangat krusial. Ia bertindak sebagai tameng pertama yang melindungi berbagai perangkat elektronik di dalam kendaraan dari bahaya lonjakan arus listrik dan korsleting.

Dengan memahami cara kerjanya dan kode-kode tertentu Anda bisa menjadi lebih mandiri dalam mengidentifikasi masalah dan menjaga kesehatan sistem kelistrikan kendaraan.

Pengertian Kode Sekring pada Mobil

Pada dasarnya, setiap sekring pada mobil dilengkapi dengan kode huruf atau angka yang tercetak pada bodinya.

Kode ini bukanlah hiasan semata, melainkan sebuah bahasa universal yang memberi tahu Anda dua hal penting yaitu besaran daya (dalam Ampere) yang dapat ditanggung oleh sekring tersebut dan komponen kelistrikan mana yang dilindunginya.

Memahami arti dari kode-kode ini ibarat memiliki kamus untuk berkomunikasi dengan sistem kelistrikan mobil Anda. Tanpa pemahaman ini, ketika sebuah komponen mati, Anda akan kesulitan melacak sumber masalahnya.

Kode-kode ini biasanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya, yaitu di dalam kabin dan di ruang mesin, masing-masing melindungi rangkaian komponen yang berbeda.

Kode Sekring Ruang Kabin

Kotak sekring kabin biasanya terletak di area bawah setir atau di samping kanan dashboard. Mari kita uraikan beberapa kode yang umum Anda temukan:

  1. POWER

Kode ini biasanya mengacu pada sistem Power Window, yaitu kaca jendela yang dapat dibuka-tutup secara elektrik.

Sekring dengan kode POWER umumnya memiliki kapasitas yang cukup besar, seperti 30 Ampere, karena menggerakkan motor yang membutuhkan tenaga listrik signifikan.

2. ACC (Accessory)

Saat kunci kontak Anda diputar ke posisi ACC, inilah sekring yang aktif. Ia melindungi rangkaian aksesori seperti sistem audio, charger port (lighter), dan kaca spion luar yang dapat disetel secara elektrik.

3. CIG (Cigarette Lighter)

Sesuai namanya, kode ini khusus untuk melindungi sokongan power outlet atau yang dulu dikenal sebagai lighter. Kapasitasnya biasanya 15 Ampere, cukup untuk mengisi daya perangkat seperti ponsel atau navigasi.

4. D/L (Door Lock)

Kode ini adalah penjaga untuk sistem penguncian pintu sentral (central lock). Sekring D/L memastikan mekanisme penguncian dan pembukaan pintu secara elektrik berjalan lancar dengan kapasitas sekitar 15 Ampere.

5. Deff (Defogger)

Pada kondisi berkabut atau hujan, kaca belakang yang berembun dapat membahayakan. Kode Deff mengacu pada sekring untuk pemanas kaca belakang (defogger) yang membantu mengusir embun. Sekring ini biasanya berkapasitas tinggi, sekitar 20 Ampere.

Kode Sekring Ruang Mesin

Kotak sekring di ruang mesin berisi komponen dengan tugas yang lebih berat, melindungi sistem-sistem vital yang berhubungan dengan kinerja dan keselamatan berkendara. Berikut kode yang perlu dipahami:

  1. H-LP RH/LH (Headlamp Right Hand/Left Hand)

Ini adalah sekring untuk lampu kepala (headlamp) kanan dan kiri. Kerusakan pada salah satu sekring ini dapat menyebabkan lampu utama sebelahnya mati. Kapasitasnya biasanya 10 Ampere.

2. HORN

Kode yang sangat jelas ini adalah pelindung untuk klakson. Jika klakson tidak berbunyi, sekring HORN dengan kapasitas 10 Ampere adalah komponen pertama yang harus Anda periksa.

3. EFI (Electronic Fuel Injection)

Ini adalah sekring yang sangat vital karena melindungi sistem injeksi bahan bakar dan pompa bensin. Kerusakan pada sekring EFI (biasanya 15 Ampere) dapat menyebabkan mobil tidak bisa di-starter atau mogok.

4. A/C (Air Conditioner)

Kode ini mengacu pada sekring untuk sistem pendingin udara mobil. Bergantung pada model mobil, bisa ada lebih dari satu sekring A/C dengan kapasitas antara 10 hingga 25 Ampere.

5. FR WIP (Front Wiper)

Saat hujan turun, kinerja wiper kaca depan sangat penting. Kode FR WIP adalah sekring untuk motor wiper dan washer kaca depan, dengan kapasitas yang relatif besar, sekitar 20 Ampere, untuk menggerakkan bilah penyiper.

Manfaat Memahami Kode Sekring Mobil

Pengetahuan tentang kode sekring pada mobil bukan hanya berguna saat terjadi kerusakan. Ia membawa manfaat yang lebih luas bagi Anda sebagai pemilik kendaraan.

  • Masalah Kelistrikan Dapat Teridentifikasi dengan Cepat

Dengan mengetahui kode sekring, Anda bisa dapat mempersempit area pemeriksaan. Jika lampu sein mati, Anda langsung mengecek sekring bertanda HAZARD. Ini akan menghemat waktu dan menghindari diagnosa yang salah.

  • Mencegah Kerusakan yang Lebih Parah

Komponen ini sebenarnya berfungsi sebagai peringatan dini yang paling efektif dari sistem kelistrikan mobil Anda.

sekring dirancang untuk menjadi titik terlemah dalam sebuah rangkaian listrik. Ketika terjadi lonjakan arus listrik tak terduga, korsleting, atau beban berlebih, kawat halus di dalam sekringlah yang akan meleleh dan putus terlebih dahulu.

Segera mengganti sekring yang putus ini dengan baru yang memiliki kapasitas Ampere sama, Anda dapat mencegah kerusakan yang lebih parah dan biaya yang lebih besar.

  • Tingkatkan Keselamatan Berkendara

Banyak sistem keselamatan yang bergantung pada kelistrikan, seperti lampu rem (STOP), lampu sen (HAZARD), dan wiper kaca (FR WIP).

Memastikan sekring-sekring ini dalam kondisi baik dapat menjamin keselamatan sistem kelistrikan dan siap berfungsi kapan pun dibutuhkan.

Back to list