Pernah mengalami kesulitan saat parkir mundur? Saat ini, Anda tidak perlu khawatir lagi menabrak objek di belakang mobil saat parkir mundur, karena mobil keluaran terbaru telah dilengkapi sensor parkir mobil.
Keberadaan sensor mundur ini dapat memudahkan Anda yang belum terbiasa mengendarai mobil dan parkir mundur.
Sensor parkir mobil adalah perangkat elektronik yang bekerja dengan mendeteksi objek di sekitar mobil menggunakan gelombang ultrasonik atau elektromagnetik, lalu memberi peringatan kepada pengemudi melalui suara atau tampilan visual.
3 Jenis Sensor Parkir Mobil
Terdapat beberapa jenis sensor parkir mobil yang dapat dibedakan berdasarkan jenis gelombang yang dipancarkan, yaitu gelombang electromagnetic dan ultrasonic. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Electromagnetic Parking Sensor
Jenis sensor ini biasanya diterapkan pada mobil keluaran terbaru. Cara kerja sensor parkir ini mengandalkan gelombang elektromagnetik yang dipancarkan dari sensor yang bentuknya seperti selimut. Sensor akan mendeteksi objek saat berdekatan dengan body mobil.
2. Ultrasonic Parking Sensor
Sensor parkir biasanya dipasang di bagian bumper belakang kendaraan dengan mengandalkan maksimal enam buah sensor.
Cara kerja sensor ini yaitu memancarkan gelombang ultrasonic yang akan memantul saat ada objek di jarak pantul pada sensor ini. Sensor akan aktif otomatis saat posisi transmisi di gigi R atau saat mobil mundur.
3. Sensor Kamera (Reverse Camera System)
Selain dua jenis sensor sebelumnya, kini banyak mobil modern yang juga dilengkapi dengan sensor kamera atau Reverse Camera System. Teknologi ini memanfaatkan kamera yang dipasang di bagian belakang mobil untuk menampilkan kondisi area di belakang kendaraan secara langsung melalui layar head unit.
Sistem kamera ini berfungsi membantu pengemudi saat memarkir mobil dengan memberikan pandangan visual yang lebih jelas dibandingkan sensor suara saja. Beberapa model juga dilengkapi dengan panduan garis (guideline) yang menyesuaika arah kemudi, sehingga memudahkan saat melakukan manuver di area sempit.
Kelebihan utama dari sensor kamera adalah kemampuannya memberikan informasi visual real-time yang akurat, mengurangi risiko benturan dengan objek di belakang kendaraan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat parkir.
7 Fungsi Sensor Parkir Mobil
Selain memberikan sinyal kepada pengendara saat ada objek yang mendekati mobil, terdapat beberapa fungsi lain dari sensor parkir yang dapat memudahkan para pemilik kendaraan. Berikut kami rangkum di bawah ini.
1. Mencegah Benturan
Sensor parkir dapat mencegah benturan terhadap objek yang ada di sekeliling kendaraan. Sensor akan memberi sinyal berupa bunyi apabila mobil terlalu dekat dengan objek tersebut atau sebaliknya.
Sensor akan berbunyi semakin keras untuk memberi peringatan apabila jarak objek yang mendekati mobil kurang dari 0,5 meter. Tujuannya tentu agar pengendara lebih berhati-hati dan menghindari tabrakan pada objek tersebut.
2. Memudahkan Parkir Kendaraan di Lahan yang Sempit
Keberadaan sensor parkir secara tidak langsung mengasah kepekaan pengendara terhadap jarak di sekitarnya, terutama saat parkir mobil di lahan sempit. Sensor membantu pengendara dengan memberi sinyal apabila jarak parkir terlalu dekat dengan mobil lain.
3. Meningkatkan Keselamatan Berkendara
Sensor mobil dapat meningkatkan keselamatan berkendara. Hal ini karena sensor memberi peringatan kepada pengendara apabila terlalu dekat dengan pengendara lainnya. Risiko benturan atau kecelakaan pun akan berkurang.
4. Membantu Pengendara Pemula
Sensor parkir sangat membantu pengendara pemula yang belum terbiasa mengukur jarak atau belum percaya diri saat parkir. Dengan bantuan sinyal dari sensor, proses parkir bisa dilakukan lebih akurat dan tenang.
5. Mengurangi Risiko Kerusakan Mobil
Dengan peringatan dini dari sensor parkir, potensi kerusakan bodi mobil akibat menabrak trotoar, tiang, atau kendaraan lain dapat diminimalisir. Hal ini tentunya dapat menghemat biaya perbaikan dalam jangka panjang.
6. Menambah Kenyamanan Saat Berkendara
Selain berfungsi sebagai alat bantu keselamatan, sensor parkir juga memberikan kenyamanan tambahan bagi pengemudi.
Proses parkir menjadi lebih tenang dan efisien tanpa perlu menebak jarak secara manual.
Pengemudi dapat memarkir kendaraan dengan lebih cepat dan presisi.
7. Meningkatkan Nilai Tambah Kendaraan
Mobil yang sudah dilengkapi dengan sensor parkir modern memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Fitur ini menunjukkan bahwa kendaraan tersebut telah mengadopsi teknologi keselamatan terbaru, sehingga lebih diminati oleh pembeli saat dijual kembali.
Tips Merawat Sensor Parkir Mobil
Sensor parkir pada mobil termasuk alat elektronik yang rentan bermasalah apabila tidak dirawat dengan baik. Supaya usia pakainya lebih lama, AutoFamily dapat mengikuti tips merawat sensor parkir di bawah ini.
1. Jaga Kebersihan
Debu atau kotoran dapat mengganggu kinerja sensor, terutama menutupi bagian kamera. Anda dapat menjaga kebersihan sensor dengan cara menyemprotkan air lalu mengelapnya hingga bersih. Pastikan memakai lap yang lembut agar kamera tidak tergores.
2. Perhatikan Cara Membersihkan Sensor
Cara membersihkan sensor parkir sebenarnya cukup di lap menggunakan lap bersih yang lembut. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya sensor tetap berfungsi secara optimal.
Sebisa mungkin tidak menekan sensor dengan tekanan tinggi. Hal ini dapat menyebabkan sensor bermasalah bahkan menimbulkan arus pendek saat terkena air.
Apabila ingin membersihkan area sensor dengan menyemprotkan air, sebaiknya tidak terlalu lama untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
3. Hindari Pengecatan Sensor Parkir
Modifikasi berupa cat ulang body memang tak ada larangannya, namun jangan sampai sensor parkir ikut dicat.
Sensor parkir yang menggunakan gelombang ultrasonik dapat mengalami kerusakan jika terkena cat. Hal ini akan mengurangi kinerja sensor parkir, yang seharusnya membantu pengemudi saat memarkir kendaraan. Hampir semua mobil terbaru telah dilengkapi dengan teknologi sensor parkir.
