Ban merupakan salah satu komponen terpenting pada kendaraan karena satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Salah satu masalah yang sering terjadi namun kurang dikenal adalah flat spot pada ban.
A. APA ITU BAN FLAT SPOT?
Flat spot adalah kondisi ketika sebagian permukaan ban menjadi lebih datar dibandingkan yang lainnya, sehingga ban tidak lagi bulat sempurna. Saat berkendara dalam kondisi ban flat spot dapat menimbulkan getaran, suara dengung atau rasa tidak nyaman saat berkendara.
B. PENYEBAB BAN FLAT SPOT :
- Kendaraan terlalu lama parkir.
Saat parkir terlalu lama tanpa digerakkan sangat rentan mengalami flat spot karena berat kendaraan menekan bagian tapak ban yang bersentuhan langsung dengan lantai atau aspal secara tanpa jeda.
- Tekanan angin yang kurang.
Semakin rendah tekanan angin, semakin berat beban yang menekan dinding dan tapak ban sehingga flat spot menjadi lebih cepat terbentuk dan parah.
- Pengereman mendadak
Saat rem diinjak secara ekstrem hingga roda terkunci dan kendaraan masih meluncur, putaran ban berhenti total sementara kendaraan terus bergerak maju.
C. DAMPAK BAN FLAT SPOT :
- Kenyamanan berkendara menurun
- Keausan ban menjadi tidak merata
- Komponen kaki-kaki dan suspensi bekerja lebih berat
- Umur pakai ban menjadi lebih pendek
- Stabilitas kendaraan berkurang pada kecepatan tinggi
D. CARA MENCEGAH BAN FLAT SPOT:
- Gunakan kendaraan secara berkala
Jika kendaraan jarang digunakan setidaknya seminggu sekali mobil dipakai jalan
- Periksa tekanan angin secara rutin
Pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan
- Hindari pengereman mendadak
Lakukan pengereman secara bertahap dan hindari kebiasaan mengerem mendadak kecuali dalam kondisi darurat
- Gunakan dongkrak dan jacksatnd
Jika terpaksa parkir lama lebih dari 1 bulan cara yang paling ampuh dilakukan adalah dengan mendongkrak mobil dan pasang jack stand pada sasis agar keempat roda menggantung bebas di udara.
