Uncategorized

JENIS – JENIS OLI PADA KENDARAAN BERMOTOR

macam-macam oli mobil

Tahukah kamu, bahwa pada kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor tidak hanya menggunakan oli mesin saja. Tapi juga terdapat beberapa jenis oli yang memiliki peran tidak kalah pentingnya dari oli mesin. Sepertinya oli transmisi, oli gardan, hingga power steering.

JENIS OLI PADA MOBIL

1. Oli Mesin Mobil

Fungsi : Melumasi, Mendinginkan, Membersihkan kotoran dan sisa pembakaran, Serta Mencegah karat  & keausan mesin

Spesifikasi :

  • Tingkat Kekentalan (SAE), Contohnya SAE 0W-20, SAE 5W-30 , SAE 10W-40,
  • Standar API, contohnya API SJ, SL, SM, SN,
  • Standar Tambahan (ACEA – Eropa) , contohnya ACEA A3/B4 , ACEA C3
  • Jenis Dasar Oli, Seperti Mineral, Semi Sintetik, dan Full Sintetik

Periode Penggantian:

  • Setiap 5.000 – 10.000 km Atau 6 bulan sekali

2. Oli Transmisi Mobil

Fungsi : Pelumasan, Mempermudah perpindahan gigi, serta Mengurangi panas dan keausan

Terdapat dua jenis:

  • Oli transmisi manual, Spesifikasi pada umumnya SAE 75W-90 , SAE 80W-90, API: GL-4

Periode penggantian : 30.000 – 40.0000 km

  • Oli transmisi otomatis (ATF/CVT/DCT)

Harus sesuai spesifikasi pabrikan, contoh : Dexron II / III / VI, Toyota ATF T-IV, Honda ATF DW-1, CVT Fluid khusus (tidak bisa diganti ATF biasa)

Periode penggantian :40.000 – 60.000 km

3. Oli Gardan (Differential Oil)

Fungsi : Melumasi gigi diferensial, Menjaga kinerja gardan tetap halus, Mengurangi gesekan dan suara kasar

Spesifikasi Umum:

  • Kekentalan : SAE 80W-90, atau SAE 75W-140, Standar AP I: GL-5
    • Digunakan untuk diferensial karena membutuhkan perlindungan tekanan tinggi (Extreme Pressure).

Periode Penggantian : Setiap 40.000 – 60.000 km

4. Oli Power Steering (khusus hidrolik)

Fungsi : Mempermudah putaran setir dan Menjaga sistem power steering tetap ringan

Spesifikasi : ATF Dexron II / III Atau Power Steering Fluid khusus

Periode Penggantian : Setiap 40.000 km atau bila warna oli sudah keruh

JENIS OLI PADA MOTOR

1. Oli Mesin Motor

Fungsi  : Pelumasan,mendinginkan, menjaga performa dan akselerasiSertaMembersihkan sisa pembakaran

Spesifikasi :

  1. Tingkat Kekentalan (SAE), Contoh: SAE 10W-30,
  2. Standar Kualitas (API), Contoh : API SG, SH, SJ, SL, SM, SN
  3. Standar Khusus Motor (JASO), JASO MA / MA2 → motor kopling basah (manual & sport), JASO MB → motor matic

Note :  Oli JASO MB tidak boleh digunakan pada motor kopling basah.

  • Jenis Dasar Oli : Mineral , Semi Sintetik & Full Sintetik

Periode Penggantian: Setiap 2.000 – 3.000 km Atau maksimal 2–3 bulan sekali

2. Oli Gardan Motor (Motor Matic)

Fungsi  : Melumasi gear pada CVTdan mengurangi gesekan dan suara kasar di roda belakang

Spesifikasi : SAE (Kekentalan), SAE 80W-90, SAE 90 ,Standar API, API GL-4 atau API GL-5

Periode Penggantian: Setiap 8.000 – 10.000 km Atau 4 kali ganti oli mesin

3. Oli Suspensi (Shockbreaker Oil)

Fungsi: Menjaga kenyamanan berkendara , Meredam getaran dan guncangan

Periode Penggantian: Setiap 20.000 – 30.000 km Atau jika suspensi terasa keras/lembek tidak normal

Pemilihan dan penggantian oli yang tepat merupakan investasi penting bagi kendaraan anda. kesalahan kecil dalam memilih jenis oli maupun sering telat ganti  dapat menimbulkan kerusakan besa. Jadi, selalu gunakan oli standar pabrikan dan ganti secara berkala ya.

Back to list