Uncategorized

Fungsi Kabel Grounding Dan Ciri-Ciri Kerusakan  Kabel Grounding Pada Mobil

Grounding atau kabel massa pada mobil adalah kabel yang berfungsi untuk menjaga kestabilan arus listrik di mobil. Grounding juga membantu mengamankan sistem kelistrikan mobil. Umumnya, kabel grounding lebih sering digunakan untuk keperluan modifikasi mobil serta mobil tua yang kondisi fisiknya sudah berkurang.

Kabel tersebut biasanya sering dihubungkan dengan bagian kutub negatif aki mobil menuju ke area tertentu. Tujuannya agar area mobil yang dihubungkan dengan grounding dapat menghasilkan listrik negatif dengan kualitas terbaik. Hal tersebut dapat meningkatkan dan memaksimalkan kinerja komponen elektronik pada mobil.

Kabel grounding yang berkualitas biasanya dapat menahan tingginya suhu di dalam mobil, terutama suhu di sekitar area mesin yang dapat mencapai 80 derajat celcius hingga 90 derajat celcius.

1. Menjaga Kestabilan Listrik

Fungsi utama dari kabel grounding adalah menjaga kestabilan arus listrik. Pada dasarnya, sistem kelistrikan mobil begitu kompleks, lebih-lebih jika membicarakan mengenai mobil dengan usia belasan tahun.

Kondisi fisik mobil tua sudah tentu berkurang. Oleh sebab itu diperlukan sistem grounding. Dengan adanya kabel grounding, arus listrik mobil akan menjadi semakin stabil, dan permasalahan yang muncul pada mobil tua tidak akan terasa. Selain itu dengan menggunakan kabel grounding, performa kelistrikan akan menjadi semakin maksimal, dan pengemudi akan semakin nyaman mengendarainya.

2. Proses Pengecekan Listrik akan Menjadi Semakin Mudah

Bukan hanya untuk menjaga daya listrik stabil, kabel grounding mobil juga memiliki fungsi yang krusial. Di dalam kabel grounding, terdapat negative battery. Bahkan, perlu dilakukan pemeriksaan secara berkala agar dapat melihat kondisi baterai. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan menggunakan alat test aki.

3. Mengamankan Sistem Kelistrikan

Kabel grounding yang berlokasi di sekitar aki mobil membuat grounding ini terbebas dari halangan komponen lainnya. hal ini bisa menghindari terjadinya korsleting listrik dan membuat sistem kelistrikan menjadi lebih aman.

Ciri-Ciri Kabel Grounding Bermasalah

Memiliki fungsi yang begitu vital, tentu saja kerusakan kabel grounding dapat menimbulkan masalah tersendiri. Agar kerusakan dapat segera diperbaiki, berikut berbagai ciri kerusakan pada kabel grounding, antara lain:

1. Mesin Sulit Dinyalakan

Menyalakan mesin tidak terlepas dari kelistrikan, karena arus listrik dibutuhkan untuk memulai proses pembakaran. Umumnya, kendaraan yang mempunyai sistem grounding yang buruk membutuhkan waktu lama untuk menyalakan mesin mobil.

2. Lampu Menjadi Redup

Apakah Anda pernah mengalami lampu mobil yang tiba-tiba redup? Ketika lampu mobil redup, pasti Anda akan langsung melakukan penggantian lampu, atau malah mengganti aki dengan yang baru.

Padahal, redupnya lampu mobil bukan hanya disebabkan karena masalah tersebut tetapi juga bisa disebabkan karena kabel grounding.

3. Lampu Indikator yang Menyala

Buruknya kabel grounding bisa menyebabkan aliran listrik menjadi kurang stabil. Hal ini bisa mempengaruhi sensor kendaraan dan akhirnya lampu indikator menjadi kacau.

4. Aki Lebih Boros

Keadaan kabel grounding yang kurang baik membuat penggunaan daya listrik menjadi berlebihan dan akhirnya aki menjadi lebih boros dibandingkan biasanya. Agar bisa mengatasi hal tersebut, pastikan konektor kabel grounding terjaga dengan baik.

Anda bisa melihat konektor kabel grounding secara berkala. Korosi yang terjadi karena oksida dapat menurunkan kinerja sistem grounding, lebih-lebih bila kendaraan sering terkena kotoran serta jarang dibersihkan.

Lakukan service mobil secara berkala agar bisa melihat apakah keadaan kabel grounding ini masih dalam keadaan baik atau tidak. Kabel grounding mobil memang memiliki fungsi yang vital, oleh sebab itu perhatikan detail kabel ini dengan baik. Ketika terjadi masalah pada kabel grounding, Anda bisa segera membawa mobil ke bengkel.

Back to list