Uncategorized

Tanda-Tanda Dan Penyebab Kebocoran Kompresi Pada Mesin Motor

Kompresi merupakan indikator yang menunjukkan jumlah tekanan yang ada di dalam silinder mesin kendaraan. Proses kerja kompresi ini terjadi saat piston pada mesin motor mulai menyemprotkan bahan bakar yang kemudian akan ditangkap oleh api busi.

Pengecekan tekanan yang ada di dalam silinder perlu dilakukan secara berkala untuk menghindari kebocoran kompresi pada mesin motor. Di samping itu, pemilik kendaraan juga harus bisa memahami hal-hal yang bisa menyebabkan terjadinya kebocoran kompresi pada mesin motor.

Salah satu penyebab terjadinya kebocoran kompresi pada silinder adalah adanya kelonggaran jarak antara liner dan seher. Di samping itu, kebocoran kompresi juga bisa terjadinya karena ring seher yang lemah, sehingga tidak dapat bekerja maksimal di dalam tekanan silinder mesin.

Kebocoran mesin yang tidak segera ditangani dengan baik akan berpotensi menyebabkan kerusakan yang parah. Akibat dari kebocoran ini adalah kinerja mesin semakin melemah dan menyebabkan motor mogok.

Berikut ini merupakan tanda-tanda dari mesin motor mengalami kebocoran kompresi, antara lain :

Tanda-Tanda Kebocoran Kompresi Pada Mesin Motor

1. Susah Distarter Saat Pagi Hari

Pagi hari merupakan cara yang tepat untuk mengetahui kinerja dari mesin dikarenakan kondisi mesin masih dingin. Mesin yang normal, dalam satu kali starter dapat langsung menyala. Berbeda jika mesin memerlukan beberapa starter untuk dapat menyala, maka hal ini bisa menjadi indikasi adanya kebocoran kompresi.

Keadaan susah starter di pagi hari tidak hanya mengindikasikan kalau tekanan kompresi yang rendah, sehingga sebelum melakukan starter posisikan kunci kontak pada posisi ON dan kembali OFF hingga beberapa kali. Hal ini juga bisa membantu membangkitkan tekanan bahan bakar pada mesin EFI sebelum mesin motor dinyalakan. Saat tekanan bahan bakar menurun, maka mesin juga akan sulit distarter.

2. Suara Mesin Lebih Kasar

Kompresi yang bocor juga dapat mengakibatkan suara mesin menjadi kasar dan tidak normal. Hal ini disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna. Jadi, jika Anda mendengar suara udara yang kasar dari ruang mesin, ini dapat menjadi indikasi.

3. Tenaga Kendaraan Berkurang

Penyebab kompresi mesin yang menurun, maka jumlah gas yang dibakar juga akan semakin sedikit. Sehingga tenaga mesin akan berkurang dan mempengaruhi kinerja. Penurunan ini akan sangat terasa, terutama saat kendaraan mencapai top speed atau sedang membawa beban.

4. Oli Mesin Cepat Habis

Kebocoran kompresi akibat dari ring piston yang bermasalah, hal ini dapat menyebabkan oli mesin mengalir ke ruang bakar dan ikut terbakar selama proses pembakaran. Sehingga oli mesin menjadi cepat habis dalam waktu tertentu.

5. Keluar asap putih dari dalam knalpot

Tanda lain dari kebocoran kompresi mesin motor yaitu keluar asap putih. Oli mesin yang terbakar dapat menimbulkan asap berwarna putih pada knalpot. Namun, pastikan untuk memeriksanya dengan baik karena asap putih ini juga bisa disebabkan oleh kebocoran oli, ring piston, gasket, dan kerusakan blok mesin.

Penyebab Kebocoran Kompresi Pada Mesin Motor

1. Piston Dan Ring Piston Yang Sudah Aus

Piston dalam mesin motor terus bergerak naik turun di dalam silinder. Namun lama kelamaan, piston dapat mengalami keausan, dan celah antara piston dan dinding silinder pun menjadi lebih besar.

Keausan ini dapat terjadi karena pelumasan yang kurang optimal atau karena usia mesin yang sudah cukup tua. Kondisi ini membuat kompresi mesin dapat bocor melalui celah piston dan dinding silinder.

2. Liner Silinder Yang Rusak Atau Baret

Selain keausan pada komponen piston, kondisi kompresi mesin motor yang bocor juga dapat terjadi karena masalah pada liner silinder. Liner silinder merupakan komponen penting yang menjadi tempat naik turunnya piston.

Kerusakan seperti baret atau retak pada komponen ini dapat menyebabkan kebocoran kompresi. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penggunaan filter udara yang tidak sesuai standar hingga partikel debu halus masuk dan merusak liner silinder.

3. Klep Mesin Yang Bocor

Klep mesin yang bocor dapat menjadi penyebab lain dari kebocoran kompresi. Ketika klep tidak menutup dengan rapat, maka udara dapat bocor keluar melalui celah-celah antara klep dan kepala silinder.

Adapun penyebab umum kebocoran pada klep adalah terjadinya penumpukan kerak karbon. Kerak karbon yang sudah menumpuk tersebut akan membuat klep jadi tidak dapat menutup dengan baik.

4. Setelan Klep Yang Tidak Tepat

Setelan klep yang tidak tepat, setelan yang terlalu rapat juga dapat menjadi sumber kebocoran kompresi. Sebab jika klep diatur dengan jarak yang terlalu sempit, ini bisa menyebabkan tekanan berlebih pada sistem.

Biasanya, hal ini terjadi karena pengaturan klep yang dilakukan oleh bengkel tidak resmi yang kurang profesional. Karena itu, penting untuk selalu mengatur klep motor sesuai dengan ukuran standar yang ditentukan oleh pabrikan.

Back to list